Wanita Ini Tulis Surat Sebelum Meninggal Tiga Tahun Lalu, Isi Suratnya Beredar...
Loading...

Wanita Ini Tulis Surat Sebelum Meninggal Tiga Tahun Lalu, Isi Suratnya Beredar di Medsos …

Loading...

Wanita Ini Tulis Surat Sebelum Meninggal Tiga Tahun Lalu, Isi Suratnya Beredar di Medsos

Tak ada satu pun manusia yang bisa menebak kapan dirinya akan meninggal dunia.

Untuk itu, sudah sepatutnya seitap orang harus mempersiapkan kematian dengna terus melakukan kebaikan.

Seperti yang adal dlam kisah yang diunggah di media sosial Facebook ini.

Kisah yang diunggah seorang pengguna Facebook, Cak Usma yang menuturkan curahan seseorang yang sudah meninggal.

Dalam kisah itu, disebutkan kalau ada seorang wanita yang meninggal dunia, namun ditemukan sepucuk surat yang isinya sangat menyentuh.

Berikut kisahnya:

Tak seberapa penting dengan siapa engkau sekarang, pada akhirnya engkau akan sendirian…
Dari status FB saudara Muhammad Yusuf Usaha Perkebunan:
—–
3 thn yang lalu Adik tersayang Q wafat di saat telah Melahirkan seorang Putri yang cantik n Imut saat ini, kurun waktu yang ckup lama 3 thn baru terbongkar Koper dlm Lemari dan trnyata ada Sepucuk Surat …
“PINJAMI AKU SATU HARI…”

Perlahan…., tubuhku diturunkan ke dalam lubang yang sempit…Namun dengan cepat kemudian badanku ditimbun tanah…Lalu semua orang meninggalkanku…
Masih terdengar jelas langkah kaki mereka…Kini aku sendirian…, di tempat yang gelap, tak pernah terbayangkan sebelumnya…
Sekarang aku sendiri, menunggu ujian dan pertanyaan-pertanyaan…Belahan jiwa pun pergi….Abah, Umi, kakak adik.., yang ditubuhnya mengalir sedarah dgn ku…, pergi…., suami ku pun juga pergi apalagi sahabatku…,
kawan..

Tak seorangpun yg mau ikut denganku…Ternyata aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka…Menyesal pun…, tiada berguna…
Tobat tak lagi diterima. Minta maaf…, tak lagi didengar…Kini aku sendirian mempertanggung jawabkan apa yang pernah aku lakukan…
Ya Allah…, kalau boleh…, tolong pinjamkan satu hari saja milik-Mu…Aku akan berkeliling memohon maaf kepada mereka, yang telah merasakan kezalimanku…
Yang susah dan sedih karena ulahku…Yang aku sakiti hatinya…Yang telah aku bohongi..

Yang telah aku lukai…Ya Allah…, berikan aku satu hari saja…Untuk memberi seluruh baktiku untuk papi mami ku tercinta…
Demi memohon maaf atas kata-kataku yang kadang tak sopan…Maafkan aku Abah … Maafkan aku Umi ….Aku sungguh ingin sujud memohon ridha mereka…
Maafkan aku…, Suami Imamku.. Maafkan aku.., Aku titipkan anak ku yang cantik untuk sebagai pengganti ku, Jaga anak ku, bimbing dan jadikan anak ku menjadi seorang Anak yang sholeha
Dan aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterima kasih, atas apa yang mereka korbankan untukku…

Ya Allah…., pinjamkan aku satu hari saja…Yang akan aku gunakan setiap detiknya, Untuk ruku’ dan sujud kepada-Mu…
Beramal shalih dengan tulus…Menyedekahkan seluruh hartaku yang tersisa, di jalan-Mu…Menyesaaaaal…, sekali rasanya…
Waktu-waktuku di dunia berlalu dengan sia-sia…Bahkan Al Qur’an firman-Mu dengan malas-malasan kubaca…
Hadist Rasulullah pun tak pernah aku hiraukan…Andai bisa kuputar ulang waktu itu…Tapi… aku telah dimakamkan hari ini…

Manalah mungkin….? Sakitnya sakaratul maut masih menancap pada setiap senti tubuhku yang kini kaku…Sakit…. sakit sekali…
Seratus tahun pun tak hilang rasa sakit, Seandainya aku masih bisa bercerita…Tentu tak akan tenang tidur teman-temanku yang masih hidup…
Seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak…Andai saja mereka tahu…Baru beberapa saat dalam gelap…
Masih terdengar sayup-sayup suara sandal orang-orang yang meninggalkanku…Tanah kuburku masih gembur…Baru saja ditidurkan sendirian…

Akankah diluaskan lagi kuburku setelah ini … ?Bagaimanakah aku menjawab pertanyaan ujian setelah ini … ?Ooohh…, andaikan aku bisa keluar dari sini…
Yaa Allah, yaa Rahman…Ampuni dosa-dosa kami…, segala kekhilafan kami… Engkaulah Maha Pengasih lagi Maha Pengampun…
Jadikanlah kelak akhir umur kami husnul khatimah dan sebagai penghuni surga Mu……Aamiin Yaa Mujibasaailiin ….
Yaa Robbal Alamin …. pertemukan kami semua kelak dalam Surga FirdausMU …Aamiin Yaa Mujibassailiin”.

Belum bisa dipastikan kebenaran dari kisah itu.

Yang jelas, sebaiknya manusia untuk memanfaatkan waktu selama hidup ini untuk berbuat kebaikan, agar selamat di dunia dan akhirat.

Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas Berpelukan, Isi Surat Wasiatnya Mengharukan

Pasangan suami istri ini memilih untuk mengakhiri hidupnya dan meninggalkan surat wasiat untuk anaknya yang terlilit hutang.

Kisah pilu ini dialami oleh sepasang suami istri yang ditewakan tewas dengan kondisi memilukan.

Mereka ditemukan tewas dalam keadaan berpelukan di Desa Butuh, kecamatan Keras, Kediri, Jawa Timur.

Seperti dikutip dari akun Facebook Andi Teposs, jasad suami istri ditemukan di sebuah pekarangan rumah warga.

Suami istri ini tewas dengan jasad yang saling berpelukan.

Suaminya memakai celana panjang warna cokelat dengan switer warna biru.

“”MALU ANAKNYA PUNYA BANYAK, HUTANG,,.PASUTRI INI MEMILIH BUNUH-DIRI,.”””
“”MENINGGALKAN SURAT WASIAT,,.””UNTUK DIKUBUR DALAM SATU LIANG-LAHAT,,.”””
Warga Desa Butuh kecamatan Keras Kediri Jawa Timur geger.Pasalnya dipekarangan salah satu warga ditemukan dua orang yang telah meninggal dunia dengan posisi berdekapan.Setelah dilihat oleh saksi mata ternyata dua korban itu adalah pasangan suami istri bernama Hartono dan istrinya yang biasa dipanggil Bu Is.Disekitar lokasi kejadian ditemukan dua botol air mineral yang sudah dicampur dengan racun serangga berwarna kuning yang diduga diminum untuk bunuh diri.Diduga pak Hartono bersama isterinya meninggal dunia sejak semalam karena tubuhnya sudah dikerubuti semut. Pada mulut korban juga mengeluarkan busa.”

Sedangkan istrinya, memakai baju lengan panjang warna merah muda dan celan panjang biru.

Ada warga yang mengenali wajah mereka.

Mereka berdua ialah Hartono dan istrinya, Bu Is.

Tak jauh dari lokasi penemuan jasad mereka berdua, ditemukan air mineral yang telah dicampur dengan racun serangga.

Diduga, mereka tewas setelah meminumnya.

Di mulut kedua korban pula berbusa.

Ada seorang warga yang bertemu dengan mereka berdua pada malam sebelumnya.

Sunu salah satu warga desa tersebut mengatakan bahwa semalam dirinya masih bertemu dengan Hartono dan tidak ada tanda-tanda ada permasalahan.

”Semalam saya masih ketemu dijalan mas,ndak tahunya sekarang sudah meninggal .” terang Sunu

Dari tubuh kobrna pula terdapat satu helai kertas yang berisikan pesan.

“Pesan BPk dan Ibu, Dana di 2 buku BTPN dapat untuk biaya. cincin ibu dibagi 2, Jarit dan Almar. Bapak dan Ibu dijadikan satu lubang saja. Pembayaran rumah bapak Masrok udah lunas. biaya pajak penjualan dan pembelian tanggungan pak Masrukan. Barang2 milik ibu dan bapak terserah kalian. Sing rukun. Selamat tinggal, doakan Bapak dan Ibu,” tulis dalam secarik kertas itu.

Sementara itu Kapolsek Kras Kediri, AKP Muklason, mengatakan, menurut saksi mata Pak Nurhadi dan Pak Mugi, warga setempat, motif bunuh diri Pak Hartono bersama isterinya karena anaknya banyak hutang dan mereka malu. Sehingga memilih bunuh diri.
Saat berita ini dilansir warga masih cukup ramai dan korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi oleh pihak berwajib.
semoga amal ibadah mereka di terima di sisi Allah swt.. Aamiin,” tulis dalam keterangan postingan tersebut.

Comment

SHARE